Oleh: hanstt | Februari 23, 2012

COACHING


Coaching merupakan suatu proses bantuan yang dilakukan ketika seseorang (guru/ karyawan) mengalami masalah kinerja yang disebabkan oleh keterbatasan pemahaman terhadap tugasnya. Coaching merupakan salah satu gaya kepemimpinan yang dapat membuat orang lain tumbuh dan berkembang. Mengapa ? Karena melalui proses ini membuat orang lain menemukan kekuatan, kelemahan yang terdapat pada dirinya secara sadar tanpa tekanan dari orang lain sehingga pada akhirnya dia dapat menentukan target dan cara mencapainya.

Tujuan coaching adalah untuk membantu seseorang (guru/karyawan) untuk mengatasi masalah kinerja yang dikarenakan kurangnya pengetahuan dan keterampilan.

Bagaimana proses coaching ? Coach, coachee dan observer memilih tempat yang nyaman. Proses coaching harus berlangsung rileks, agar ada keterbukaan. Coach mendengarkan keluhan atau masalah yang dihadapi coachee, atau coach mengajukan pertanyaan kepada coachee. .Pertanyaan yang diajukan untuk menggali informasi permasalahan untuk menemukan solusi agar coachee dapat menemukan cara yang akan dilakukannya. Coach memotuivasi coachee untuk berpendapat. Diakhir kegiatan terjadi kesepakatan untuk melakukan tindakan, dan coach harus mampu meyakinkan coachee untuk mencapai tujuan yang telah disepakati karena pusat dari masalah dan penyelesaiannya ada pada coachee, coach hanya bertindak merefleksikan diri dalam perasaan dan pikiran coachee, setelah itu mengantarkan coachee menyelesaikan masalahnya sendiri. Observer menyampaikan hasil pengamatan dan memberi masukan terhadap proses coaching .

Manfaat kegiatan coaching adalah adanya keterbukaan antara coach dan coachee, membantu coachee menentukan target., membantu coachee menemukan solusi., membuat coachee optimis mencapai tujuannya, sehingga coachee akan lebih produktif, kualitas hasil kerja meningkat, proses kerja berlangsung lebih efisien,  dan coachee lebih bebas mengembangkan kreativitas dan inovasi, percaya diri coachee meningkat. Bagi coah, pekerjaan jadi lebih ringan karena munculnya ide yang digali dari bawah,  keputusan partisipatif, dan pendelegasian berjalan baik. Coaching sangat penting  karena penerapan coaching yang efektif dari kepala sekolah akan membantu guru dan karyawan untuk selalu belajar mengatasi permasalahan yang dihadapi secara mandiri, meningkatkan keparcayaan diri dan profesionalismenya. Selain itu coachee  akan lebih mudah menghadapi perubahan yang terjadi dalam upaya peningkatan keberhasilan yang dibangun bersama.

 Aku adalah pemeran dalam kegiatan coaching.

SIAPA AKU ???

 Pemeran dalam kegiatan coaching.

1. Coachee.

  1. Menceritakan masalahnya kepada coach.
  2. Masalah disampaikan secara terbuka agar dapat jalan keluarnya.

2. Coach.

  1. Mempunyai kerangka pertanyaan mudah untuk mencapai GROW.
  2. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang berkualitas.
  3. Tidak secara langsung memberi jalan keluar.
  4. Membuat komitmen diakhir kegiatan dengan coachee.
  5. Mampu menggunakan bahasa tubuh.

3. Observer.

  1. Membuat rangkuman proses kegiatan coaching.
  2. Memaparkan hasil proses.
  3. Memberikan pujian dan masukan pada coach dan coachee selesai proses.

 (Di sarikan dari Materi Pelatihan Seminar Interaktif Coaching, Jakarta Desember 2011)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: