Oleh: hanstt | Juni 13, 2010

Piala Dunia dan PemiluKada Jambi


Euforia dan histeria Piala Dunia dan Pemilihan Kepala Daerah Tk. I Propinsi Jambi (Pemilukada/Pilgub) hampir berjalan secara beriringan. Para penggemar Sepak Bola, masing-masing menjagokan negara-negara peserta Piala Dunia yang menjadi idolanya. Ada yang menjagokan Brazil, dengan menampilkan berbagai argumen, bagi yang menjagokan Argentina juga tidak mau kalah, mereka juga memberikan argumen yang tidak kalah sengit. Apapun alasannya, semua kita pasti menginginkan tim kesayangannya berhasil menjadi juara.

Hal ini juga menjadi ada kemiripan dengan Sibuknya Kampanye para Cagub/Cawagub yang sekarang sedang bertarung memperebutkan BH 1 (posisi Gubernur Jambi). Semua daya dan upaya dikeluarkan dan dikerahkan, guna memenangkan kompetisi ini. Semua argumen dan jargon-jargon politik di umbar kemana-mana. Tidak peduli, kalangan masyarakat  bawah mengerti atau tidak jargon-jargon dan janji-janji muluk yang mereka sampaikan di pahami atau dimengerti oleh semua peserta yang hadir pada kampanye tersebut. Dan apakah janji-janji yang mereka umbar dan mereka teriakkan dari atas panggung kampanye akan dilakukan atau tidak. Yang penting, tampuk keuasaan berada didalam genggaman. Bahkan bukan tidak mungkin juga “Halal Haram Hantam Terus” demi mendapatkan kekuasaan.

Dan lebih parahnya lagi,  para kontestan (cagub/cawagub) menikmati susana ini. Berbagai polling menjadi referensi untuk saling membenarkan, bahwa jagoannya yang pasti memenangkan pertarungan ini. Sehingga bisa jadi “Fair Play” yang menjadi slogan Piala Dunia tidak menjadi contoh para kontestan untuk memenangkan pertarungan.

Ironi memang, demi mengejar sebuah jabatan, semua upaya dikerahkan. Dan bukan tidak mungkin ada Tim Sukses tertentu, yang melakukan Mobilisasi Massa besar-besaran dengan cara preman. Ada yang dilakukan dengan cara mengintimidasi masyarakat, dana lain-lain. Ini nantinya akan menjadi masalah baru setelah Pesta demokrasi ini selesai.

Marilah kita belajar seperti Para Peserta Piala Dunia, mereka saling adu strategi, demi memenangkan pertarungan. Tetapi mereka tidak mengorbankan orang lain dalam mencapai keinginan tersebut. Akan tetapi, itu akan tidak bisa terjadi dalam ajang PemiluKada yang sebentar lagi akan dilaksanakan (19 Juni 2010). Apalah artinya, pesta demokrasi jika dalam pelaksanaannya ternyata tidak demokratis. Jika dalam pelaksanaannya nanti, ada sekelompok masyarakat yang menjadi ketakutan, diancam, dan berbagai macam bentuk intimidasi demi memenangkan jagoannya.

Berikan kesempatan sebesar-besarnya kepada rakyat, memilih pemimpinnya sesuai dengan nuraninya. Bukan karena serangan FAJAR, lalu ketetapan hari mereka menjadi goyah. Bukankah Jabatan sebagai pemimpin itu adalah AMANAH. Jika kita salah, maka di dunia, rakyat kecil yang menjadi korban. Dan yang pasti, semua apa yang kita lakukan, nantinya akan dipertanggungjawabkan di depan “Pengadilan yang Maha Adil” di akherat nanti.

Beranikah kita melakukan kecurangan, jika dihati kita masih ada nilai kebenaran dan kejujuran. Karena tidak mungkin kita bisa membersihkan kotoran, jika kita mengawalinya dengan menggunakan air yang kotor. Akankah pemimpin yang kita pilih akan berlaku baik, jika dalam mendapatkan jabatan itu dilakukan dengan cara-cara yang tidak baik. “Baik” dalam konteks ini adalah, baik menurut standar Agama dan Keyakinan kita, Bukan baik menurut penafsiran kita masing-masing.

Semoga PemiluKada ini berjalan dengan baik dan lancar, sebagaimana harapan kita semua. Seperti halnya juga  penikmat Pesta Piala Dunia, sangat ingin melihat jagoannya menang, tanpa ada cacat sedikitpun (tanpa adanya kecurangan)……….. Semoga…!!!


Responses

  1. mohon di panggil untuk mengikuti pelatihan mata pelajaran kimia. saya mengajar di SMK NEGERI-1 GUNUNGSITOLI- NIAS


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: