Oleh: hanstt | April 14, 2010

DIKLAT Guru Inti IPA 2010 di LPMP Indralaya SumSel


Sebagai tindak lanjut dari DIKLAT guru Inti  IPA yang dilaksanakan oleh PPPPTK IPA (P4TK IPA) Bandung yang dilaksanakan di LPMP Indralaya, Sumatera Selatan pada tahun 2009, maka pada tahun 2010 (tanggal 11 – 20 April) P4TK IPA Bandung kembali melaksanakan DIKLAT Guru Inti IPA Region I di LPMP Indralaya, Sumatera Selatan. Ini senantiasa terus dikembangkan, dalam rangka meningkatkan kompetensi guru, sehingga predikat sebagai guru profesional bukan hanya sekedar angan dan harapan kosong.

Hal ini seperti disampaikan oleh Kepala LPMP Indralaya, Sumatera Selatan. Bahwa tuntutan dari UU Guru dan Dosen adalah bagaimana seorang guru memiliki kompetensi profesional guru, diantaranya kompetensi akademik, kompetensi sosial, kompetensi pedagogik. Sehingga kegiatan DIKLAT ini, diharapkan mampu memberikan jawaban atas tuntutan UU tersebut.

Adalah suatu keniscayaan, mutu pendidik akan berubah jika tidak selalu dibarengi dengan mengupgrade ilmu, keterampilan, dan lain-lain. Maka kegiatan DIKLAT ini, dengan Materi ajar dan Struktur program yang telah di siapkan oleh Panitia Pusat (dalam hal ini P4TK Ipa Bandung) mampu menghasilkan peserta DIKLAT yang siap berkarya dan bekerja dengan profesional di tempat tugas (sekolah) masing-masing.

Dari materi yang telah diberikan, antara lain Kapita Selekta, guru mata pelajaran (Fisika, Kimia, Biologi) menganalisis materi pelajaran yang dianggap menjadi kesulitan yang sangat berarti bagi siswa atau guru, menjadi topik bahasan yang sangat menarik. Pada hari berikutnya, Kelompok Mata Pelajaran Fisika, mengeksplorasi semua alat-alat percobaan Fisika SMA di Laboratorium Fisika. Setiap kelompok ( ada 5 kelompok) diharuskan melakukan percobaan yang berbeda sebanyak 9 jenis percobaan.

Dengan digawangi oleh Bapak Burhani, S.Pd (admin, red) sebagai Ketua Kelas, Bapak Drs. Syafwan Yahya, M.Pd,. yang telah ditnjuk secara aklamasi oleh semua jurusan sebagai Pak Lurah, saling bahu membahu membantu semua guru dan panitia dalam mensukseskan program DIKLAT ini. Pada hari berikutnya, semua peserta DIKLAT (jurusan Fisika) akan mendapatkan materi ICT, dan yang pasti, materi ini adalah materi yang selalu ditunggu oleh semua guru. Karena ada banyak harapan dan keinginan yang dapat diambil dari materi ICT, antara lain berbagi bahan ajar, berbagi software, berbagi tawa (so pasti), karena akan muncul berbagai ide kreatif peserta dalam menampilkan hasil kerjanya (dalam bentuk powerpoint). Pada hari selanjutnya, ibuk Laksmi, memaparkan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), ternyata sangat banyak yang harus kita perbaiki dalam kegiatan pembelajaran di kelas. secara gamblang Buk Laksmi (bunda Laksmi/ mami) menjelaskan dan menguraikan tentang PTK, setelah semua proses dilalui, barulah semua peserta memahami bahwa selama ini ada sedikit krancuan dalam berPTK. Dipenghujung pemaparan PTK, semua peserta dalam kelompok, mendapat tugas untuk menyusun prposal PTK, yang nantinya dapat benar-benar dilaksanakan di sekolah masing-masing. Pada hari Minggu, direncakan dilaksanakan Kuliah lapangan (PKLH) dengan mengambil lokasi di Sekitaran Jembatan Ampera dan Museum Sultan Mahmud Badaruddin II. Setiap guru mata pelajaran mengamati sesuai dengan LKS yang sudah disipakan oleh PJBA (Penanggung Jawab Bidang Akademik). Khusus untuk cabang Fisika, mendapat tugas mengamati Kostruksi Jembatan menurut Tinjauan Kesetimbangan Benda Tegar, Pengukuran Panjang dengan metode Prediksi, dan sudah barang tentu dilanjutkan dengan kegiatan fhoto-fhoto ala model (bukan model beneran, alias model dadakan). Kegiatan pengamatan diawali dengan Kunjungan Ke Museum. dengan didampingi oleh petugas Museum, semua peserta (guru-guru dari semua jurusan) mendapat penjelasan dari petugas. Semua peserta sangat antusias mengikuti program ini. Dalam pengamatan yang dilakukan, ada satu hal yang menggelitik. Mengapa Museum Perjuangan dan Museum Sejarah kurang menarik bagi siswa zaman sekarang. Tempat-tempat hiburan malah jauh lebih menarik bagis pelajar. Sudah menjadi keharusan bagi kita para pendidik untuk memulai melakukan inovasi pembelajaran dengan menggunakan lingkungan sebagai. Setelah kegiatan ini selesai, kepada semua peserta penulis sempat menanyakan kepuasan para peserta, hampir semua peserta memberikan komentar positif kegiatan ini. Karena disamping dapat tambahan ilmu, dan tentunya juga dapat menghilangkan kepenatan selama mengikuti pelatihan.. Besar harapan dari Panitia, dan tentunya juga harapan kita semua, DIKLAT ini menjadi sangat bermakna, dan dapat bertemu kembali pada DIKLAT-DIKLAT yang lain yang diadakah oleh P4TK IPA Bandung. Semoga,,,,,….! Download Photo Kegiatan disini :  Photo1,. Photo2,. Photo3 (sedang di proses)


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: