Oleh: hanstt | Maret 10, 2014

Pelatihan Astronomi bersama Ganesha Astromedia


cropped-headDalam rangka menselaraskan Materi Fisika SMA dengan aplikasinya pada Materi Astronomi, maka Ganesha Astromedia mengadakan Pelatihan untuk guru Fisika pembina Astronomi. Kegiatan ini dirasa sangat perlu, mengingat kedepan soal-soal Olimpiade tingkat kabupaten, harus sesuai dengan kurikulum pembelajaran di sekolah.

Dengan digawangi oleh pak Dr. Chatip Kunjaya,. Dr. Dading P,. guru-guru dengan antusias mengikuti kegiatan ini. Walau hanya terbatas diikuti oleh 10 orang guru pembina, cukup melelahkan, menyenangkan juga tentunya, mengingat tingkat keperluannya bagi siswa di sekolah yang aktif dalam kegiatan Olimpiade.

Dari beberapa perbincangan, selama kegiatan pelatihan berlangsung, baru mulai dirasakan oleh guru pembina Olimpiade di Sekolah, bahwa kegiatan pembinaan di sekolah lebih sering dilakukan, tetapi belum terarah, sehingga apa yang diperlukan siswa belum selaras dengan materi yang diujikan pada ajang Olimpiade,. Harapannya dari kegiatan ini, kedepannya siswa peserta OSN dari daerah mampu bersaing dengan peserta dari kota-kota besar di Indonesia… Semoga….

Berikut photo kegiatannya dapat di unduh disini…..>

Oleh: hanstt | Februari 26, 2014

Alamat Situs Pembelajaran MIPA


Dalam rangka memperkaya Materi Pembelajaran MIPA, berikut dimuat alamat-alamat situs pembelajaran MIPA, yang dapat diakses langsung, semoga memberi nuansa baru,

Situs Pembelajaran Fisika ……> disini

Situs Pembelajaran Kimia …..> disini

Situs Pembelajaran Biologi ….> disini

Situs Pembelajaran Matematika ….> disini

Berikut juga dilampirkan Modul Pembelajaran Fisika 3 …..>disini

Oleh: hanstt | Desember 7, 2013

Silabus dan RPP Kurikulum 2013


Sejak diluncurkan, Kurikulum 2013 selalu menjadi hot topik untuk dibicarakan, baik kelompok yang mendukung penerapan Kurikulum ini maupun kelompok yang masih melihat sisi lemah kurikulum ini,. Terlepas dari perdebatan itu semua, ada baiknya, pelajari dan download Silabus dan beberapa contoh RPP untuk semua jenjang pendidikan.

Jenjang Pendidikan Sekolah Dasar:

Silabus SD Kelas 1 < Unduh >,.

Silabus SD Kelas 2 < Unduh >,.

Silabus SD Kelas 3 < Unduh >,.

Silabus SD Kelas 4 < Unduh >,.

Silabus SD Kelas 5 < Unduh >,.

Silabus SD Kelas 6 < Unduh >.

Jenjang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) (sekarang telah bergabung ke DikDas)

Silabus Kelas 7 < Unduh >,.

Silabus Kelas 8 < Unduh >,.

Silabus Kelas 9 <Unduh>.

Jenjang Pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA), berisi tentang sistem Pembelajaran Saintifik dan contoh RPP untuk semua mata pelajaran, baik mata pelajaran Wajib, maupun mata pelajaran peminatan.

Model Pembelajaran Saintifik  dan Contoh RPP Matematika dan IPA < Unduh >

Model Pembelajaran Saintifik dan contoh RPP Bahasa Indonesia dan Bahasa Asing < Unduh >

Model Pembelajaran Saintifik dan contoh RPP IPS < Unduh >

Model Pembelajaran Saintifik dan contoh RPP PAI < Unduh >

Model Pembelajaran Saintifik dan contoh RPP Seni dan Prakarya < Unduh >

Model Pembelajaran Saintifik dan contoh RPP PenjasOrkes < Unduh >

Model Pembelajaran Saintifik dan contoh Pkn < Unduh >

Untuk Silabus lengkap SMA : < Unduh disini >


tutwurihdyniSetelah pelaksanaan Diklat Guru Inti Dukungan Pembinaan Bimbingan Belajar Siswa SMA tahap I selesai dilaksanakan, dilanjutkan dengan On The Job Training, yang dilakukan oleh Guru Inti pada masing-masing kab/kota se-Provinsi Jambi. Kegiatan ini dimaksudkan untuk mengimbas semua hasil pelatihan tahap-1 di Jambi yang dialaksanakan di Hotel Ratu dan Shang Ratu. Dari hasil pelaksanaan On Servis tersebut, dilakukan evaluasi secara menyeluruh. Dari semua rekam jejak kegiatan On Servis tersebut, dilakukan tindak lanjut program yang dilaksanakan pada tanggal 28 – 31 Oktober 2013 tetap mengambil lokasi yang sama seperti pada Pembinaan Tahap I.

Ada banyak hal yang bisa diambil dari kegiatan ini, langkah yang segera harus dilakukan adalah merubah paradigma pembelajaran yang dilakukan oleh guru di kelas. Sehingga imbas dari perubahan itu adalah muncul kepercayaan diri siswa dalam mempersiapkan dirinya menghadapi persaingan dimasa datang.

Sebagai bagian menyeluruh dari proses perubahan, maka semua elemen yang mendukung kemajuan dunia pendidikan tersebut harus bergerak bersama-sama, agar semua keinginan dan harapan itu dapat terwujud. Adalah sebuah kemustahilan perubahan kearah yang lebih baik akan terjadi, jika hanya dilakukan oleh orang per orang. Karena sukses pendidikan adalah karena adanya dukungan dari semua elemen (pemerintah, sekolah, dan masyarakat). Jika semua pihak bahu membahu mensukseskannya, maka semuanya akan menjadi kenyataan.

Oleh: hanstt | Oktober 8, 2013

MGMP Fisika Muaro Jambi 2013


CIMG2160Sebagai tindak lanjut dari Kegiatan Diklat Fasilitator Guru Inti Dukungan Bimbingan Belajar SMA, maka semua kab/kota sesuai dengan jadwal yang telah direncanakan dalam rencana tindak (Action Plan) melaksanakan kegiatan MKGMP sesuai bidang mata pelajaran masing-masing. Khusus kegiatan MKGMP Fisika Muaro Jambi, pada dasarnya bukan kegiatan pertama, karena beberapa tahun terakhir telah dengan rutin setiap bulannya melaksanakan kegiatan MGMP. Sehingga kegiatan yang digawangi oleh Dinas Pendidikan Provinsi melalui Tim Fasilitator Dinas Pendidikan Provinsi, seperti “mambangkik Batang Tarandam”. Artinya kegiatan ini memberi semangat baru bagi komunitas guru Fisika Muaro Jambi untuk kembali melaksanakan kegiatan-kegiatan “Berbagi” dalam rangka perbaikan sistem pembelajaran di sekolah (Senin, 30 September 2013).

Harapan yang sangat tinggi atas kegiatan ini, dibuktikan dengan kehadiran dan komitmen rekan-rekan guru dalam mengikuti kegiatanCIMG2168 tersebut. Beberapa agenda yang telah dirancang, pelan tapi pasti telah berhasil dilaksanakan. Penyusunan agenda pertemuan serta target pencapaiannya telah disusun bersama, kegiatan tindak lanjut dengan melakukan bedah SKL UN, berdasarkan analisis dan didapatkan kesimpulan sementara, bahwa banyak materi yang sama dengan soal yang sama muncul pada tahun-tahun berikutnya. Dan ini menjadi catatan penting bagi guru dalam menelaah kisi-kisi UN.

Pada kegiatan bedah SKL, telah berhasil menyelesaikan program penyusunan Kisi-kisi soal serta penyusunan butir soal, sesuai dengan kelompok yang di bagi dengan cara di undi, agar tiap kelompok Kompetensi bertanggung jawab atas tugas yang diemban (senin, 7 Oktober 2013).

Setelah kegiatan bedah SKL, juga dilanjutkan dengan kegiatan penyusunan RPP yang akan digunakan pada kegiatan “Real Teaching” di SMAN 6 Muaro Jambi, tepatnya Mudung Darat Kecamatan Maro Sebo, dilakasanakan pada hari Kamis, tanggal 17 Oktober 2013.

CIMG2170Setelah kegiatan real teaching, dilanjutkan dengan review pelaksanaan kegiatan real teaching, kegiatan ini dimaksud dalam rangka memberikan masukan dan perbaikan, bukan kegiatan mencari-cari kesalahan rekan guru dalam melaksanakan tugas, tetapi lebih pada penguatan atas temuan selama kegiatan pembelajaran berlangsung.

Harapan yang sangat besar dari peserta, semoga kegiatan ini berlanjut sekalipun nantinya, tidak ada lagi support dana dari dinas instansi terkait, seperti selama ini telah dilaksanakan oleh tim MGMP Fisika Muaro Jambi. Semoga…..!!!

Oleh: hanstt | September 17, 2013

Berbenah untuk Keberhasilan Adiwiyata


adiwiyataKata ADIWIYATA berasal dari 2 (dua) Kata “ADI” dan “WIYATA”. Adi memiliki makna: besar, agung, baik, ideal dan sem purna. Wiyata memiliki makna: tempat dimana seorang mendapat ilmu pengetahuan, norma dan etika dalam berkehidupan sosial. Jika secara keseluruhan ADIWIYATA mempunyai pengertian  atau makna: tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh secara ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita menuju keada cita-cita pembangunan berkelanjutan.

 Program Adiwiyata adalah : salah satu program Kementerian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapakan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan yang negatif.

Tujuan Program Adiwiyata adalah : menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga dikemudian  hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggungjawab dalam upaya penyelamatan lingkungan bagi sekolah dasar dan menengah di Indonesia. Program Adiwiyata harus berdasarkan norma-norma Kebersamaan, Keterbukaan, Kejujuran, Keadilan, dan Kelestarian  Fungsi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam.

Prinsi Program Adiwiyata:

  1. Partisipataif: Komunitas sekolah terlibat dalam manajemen sekolah yang meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggung Jawab.
  2. Berkelanjutan: Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komprehensif.

Keuntungan yang di peroleh sekolah mengikuti program Adiwiyata:

  1. Meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan operasional sekolah dan penggunaan berbagai sumber daya .
  2. Meningkatkan penghematan sumber daya dan energi
  3. Meningkatkan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi semua warga sekolah.
  4. Menciptakan kondisi kebersamaan bagi semua warga sekolah
  5. Meningkatkan upaya menghindari berbagai resiko dampak lingkungan negatif dimasa yang akan datang.
  6. Menjadi tepat pemebelajaran bagi generasi muda tentang nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar.
  7. Mendapatkan program Adiwiyata.

Untuk menjadikan sekolah yang Peduli dan berbudaya Lingkungan maka diperlukan beberapa kebijakan sekolah yang mendukung dilaksanakan kegiatan pendidikan lingkungan hidup oleh semua warga sekolah sesuai dengan prinsip dasar program Adiwiyata yaitu partisipatif dan berkelanjutan. Pengembangan kebijakan sekolah yang diperlukan untuk meujutkan Sekolah Peduli Berbudaya Lingkungan tersebut adalah:

  • Visi dan Misi sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan
  • Kebijakan sekolah dalam mengembangkan pembelajaran pendidikan lingkungan hidup
  • Kebijakan peningkatan SDM (tenaga pendidikan dan non pendidikan) dibidang pendidikan lingkungan hidup.
  • Kebijakan sekolah dalam upaya penghematan sumber daya alam
  • Kebijakan sekolah yang mendukung terciptanya lingkungan sekolah yang bersih dan sehat.
  • Kebijakan sekolah untuk mengalokasikan dan penggunaan dana bagi kegiatan yang terkait dengan masalah lingkungan hidup.

Berdasarkan sumber-sumber yang penulis kutip di atas, maka dalam rangka menggapai cita dan asa, mewujudkan sekolah yang peduli dengan lingkungan, atau mungkin tepatnya menjadi sekolah yang berwawasan lingkungan, maka upaya untuk menyadarkan semua pihak di sekolah dirasa menjadi hal yang mutlak dan segera dilaksanakan. Melalui koordinator lapangan, ibu Agustin Winarni, dengan segenap panitia sekolah, memulai kembali lembaran demi lembaran yang telah direncanakan menjadi kerja nyata.

Bersama siswa, bahu membahu “Menghijaukan” sekolah yang sebenarnya sudah hijau. Akan tetapi belum dimaksimalkan untuk dapat dinikmati oleh siswa serta semua elemen sekolah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan kegiatan keseharian siswa. Taman yang indah harus dapat dinikmati oleh siswa pada saat belajar, taman yang indah harus dapat dinikmati oleh guru, karyawan, serta semua yang peduli dengan sekolah ini.

Pada esensinya, sekolah Adiwiyata, memberikan penyadaran terutama kepada siswa, bahwa mencintai lingkungan mampu memberi efek belajar yang luar biasa. Mencintai lingkungan, dengan memaksimalkan peran siswa, menjadikan mereka sebagai ujung tombak pelestari lingkungan di masa mendatang. Karena pada dasarnya merekalah nantinya yang akan senantiasa melanjutkan, serta melestarikannya. Sehingga titik berat dari kegiatan Adiwiyata adalah murni kepedulian siswa, bukan karena petugas kebersihan yang dipekerjakan oleh lembaga (sekolah).

Akan tetapi merubah pola dan laku siswa dari kebiasaan lama (terbiasa membuang sampah sembarangan, tidak terbiasa hidup dengan pola bersih) bukanlah pekerjaan mudah. Apalagi keseharian siswa, lebih dominan masa bodoh dengan lingkungan sekitarnya, adalah tugas yang sangat berat, akan tetapi itu semua akan bisa dikerjakan, apabila semua pihak mau dan dengan kerelaan melakukannya.

Sementara penghuni asrama (asrama siswa/siswi) juga demikian halnya dengan Penghuni Rumah Dinas Guru, harus sejalan dengan program itu, misalnya dengan memelihara keindahan dan kerindangan taman. Jika semua pihak terus bergerak bersama-sama, mendukung program Adiwiyata, Insya Allah kedepan pasti akan terwujud cita-cita luhur menjadikan sekolah ini menjadi sekolah yang peduli lingkungan, memelihara lingkungan, serta tumbuh semangat untuk tetap memelihara lingkungannya. Terlepas nantinya sekolah ini menjadi juara atau bukan. Tapi keberhasilan itu mesti diukur juga dengan tingkat keberhasilan dalam menanamkan nilai-nilai kecintaan siswa dalam melestarikan lingkungan.

Semoga saja semuanya berjalan sesuai dengan harapan. Jaya selalu Titian Teras….. !!!


imagestutwurihdyniTanggal 3 September 2013, pelan tapi pasti, guru-guru Pembina OSN dari seluruh penjuru negeri ini mulai berdatangan menuju Kota Kembang (Bandung) di hotel masing-masing. Untuk mengawali kegiatan simposium guru pembina OSN chek in di Hotel. Khusus untuk cabang Astronomi, Biologi, dan Ekonomi mengambil tempat di Hotel Horison di Jl. Pejuang pelajar 45, Buah Batu.

Setelah makan siang, semua peserta memasuki ruang sidang pleno, mengikuti kegiatan Pembukaan Simposium Guru Pembina OSN, dalam pengantar yang di sampaikan oleh Bapak Surya Dharma, M.PA,. Ph.D, Direktur Pembinaan Pendidik dan Tenaga KependidikanDirektorat Pendidikan Menengah, bahwa kegiatan Simposium ini dalam rangka recharge kompetensi guru pembina OSN, sebagai ujung tombak perkembangan OSN di Sekolah, sehingga generasi emas, yang nantinya akan melanjutkan estapet kepemimpinan negeri ini kedepan.

Pada sesi berikutnya, dalam sambutan Pembukaan yang disampaikan oleh Bapak Prof. Achmad Jazidie, M.Eng Direktur Jenderal Pendidikan Menengah, kembali menegaskan bahwa dalam rangka meningkatkan Kompetensi Guru, khususnya guru pembina Olimpiade, pemerintah memberi perhatian serius, karena guru merupakan tokoh yang sangat berperan dalam perkembangan prestasi siswa dalam ajang OSN, yang nantinya juga mampu mengharumkan nama bangsa di forum Internasional.

Dalam penjelasannya, Direktur Jenderal Dikmen menceritakan banyak hal, dalam rangka memberikan motivasi kepada guru, bahwaIMG_9396 “meng-upgrade” kemampuan adalah sebuah keharusan, karena jika guru tidak mengupgrade kemampuan, berarti guru telah merampas hak-hak anak untuk mendapatkan layanan pendidikan yang maksimal. Sehingga kesadaran dan kepedulian guru untuk terus mengembangkan diri mutlak sangat diperlukan..

Untuk dapat melanjutkan estafet kepemimpinan negeri ini kedepan, maka keterampilan dan nilai-nilai karakter mesti terus ditumbuh kembangkan oleh guru, sehingga kedepan didapatkan pemimpin yang memiliki integritas yang utuh sebagai pemimpin bangsa. Dengan demikian sosok guru, menjadi tokoh idola siswa dalam menjalani hari-hari nya di sekolah.

Besar harapan dari penyelenggara Simposium, bahwa kegiatan ini memberi manfaat yang sangat besar demi kemajuan pendidikan Indonesia kedepan,. Semoga saja harapan itu menjadi kenyataan.

Jaya Selalu pendidikan Indonesia……. !!!


tutwurihdyniDalam dua dekade terakhir, daya saing bangsa Indonesia cenderung menurun. Ini tampak dalam laporan UNDP yang termuat dalam Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Untuk itu perlu upaya secara nasional meningkatkan mutu Sumber Daya Manusia (SDM). Salah satu faktor yang dapat meningkatkan kualitas SDM adalah terwujudnya pendidikan yang berkualitas. Pendidikan berkualitas menjadi katalisator bagi peningkatan IPM mengingat ia menjadi faktor pendongkrakaspek lainnya, kesehatan dan kemampuan berpencaharian.

Pendidikan nasional berkualitas, salah satunya dapat dilihat dari keluaran (output) yang bermutu, yakni dapat dilihat dari lulusan bermutu yang diakui di tingkat nasional, regional atau internasional. Dalam konteks ini, pendidikan nasional dengan lulusan bermutu merupakan keharusan. Sebab tanpa menghasilkan lulusan, program pendidikan bukan dipandang sebagai investasi SDM yang dapat meningkatkan daya saing bangsa, melainkan dipandang sebagai pemborosan dilihat dari segi biaya, tenaga, dan waktu.

Komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa telah dilaksanakan dengan mengeluarkan berbagai kebijakan. Hal paling esensial dari komitmen tersebut adalah peningkatan mutu pendidikan, melalui peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) yang akhirnya diharapkan pada terjadinya peningkatan mutu lulusan. Karena proses belajar mengajar yang berkualitas akan muncul dari guru yang berkualitas, sehingga dapat menghasilkan anak didik yang berkualitas pula.

1229964_623365334353295_1843677835_nOleh karena itu, Dinas Pendidikan Provinsi Jambi menyelenggarakan Program Peningkatan Kompetensi Guru Membimbing Siswa SMA dalam Mata Pelajaran Ujian Nasional. Diharapkan dengan dilaksanakannya kegiatan ini, guru lebih ahli dalam membimbing siswa sehingga mereka mampu menumbuhkembangkan semangat berprestasi, meningkatkan kompetensi siswa, mendorong keberanian kompetisi akademik secara sehat, meningkatkan pencapaian Ujian Nasional Provinsi Jambi di Tingkat Nasional, serta meningkatkan persentase siswa yang lolos seleksi ke Perguruan Tinggi Negeri.

Dari berbagai kegiatan yang dilaksanakan, besar harapan dari peserta, terutama panitia penyelenggara, agar semua yang telah direncanakan, menjadi kenyataan, dan secara nyata dapat dilaksanakan di sekolah masing-masing, serta dapat mengimbas ke sekolah-sekolah lain di kab/kota masing-masing. (sumber Panduan Pelatihan)

Oleh: hanstt | Juli 8, 2013

Hasil OSP 2013 Provinsi Jambi


imagesSetelah perhelatan OSP 2013 dilaksanakan, akhirnya apa yang selama ini telah ditunggu-tunggu oleh semua peserta adalah pengumuman hasil OSP. Karena ini adalah awal dari kompetisi yang sesungguhnya dijalani. Bahwa pada perhelatan OSN nantinya, akan bertarung semua siswa-siswa terbaik dari seluruh jagad negeri ini berjuang untuk menjadi yang terbaik. Tidak ketinggalan tentunya anak-anak binaan di SMAN Titian Teras HAS. Walau tahun ini jumlah peserta yang lolos ke Nasional berkurang dari tahun lalu 5 orang, dan tahun ini 4 orang, semoga ini menjadi catatan penting untuk mengatur strategi pembinaan tahun depan. Adapun siswa yang lolos ke Nasional adalah : Astronomi: Maulana Rahman (kelas X), Akbar Revi Satrya M (kelas XI IPA); Biologi: Anggi Ferdinand (Kelas XI IPA); Kebumian: Dwifa Nugraha (Kelas XI IPA). Sementara untuk informasi tambahan: MAN Cendikia Jambi meloloskan 4 orang peserta, SMAN 1 Kota Jambi 1 orang siswa, SMAN 3 Kota Jambi 1 orang peserta, serta SMA Xaverius 1 Jambi 5 orang peserta. Berdasarkan rilis pengumuman di: http://psma.kemdikbud.go.id

Kepada semua pihak, civitas akademika SMAN Titian Teras, mohon doa dan dukungannya, agar tahun ini mampu mempersembahkan yang terbaik untuk sekolah khususnya, serta Provinsi Jambi umumnya,. Aamiin


seameoqitepTerhitung sejak tanggal 20 Juni 2013, satu persatu mulai berdatangan ke P4TKIPA Bandung, terutama peserta dari Luar Indonesia, misalnya Malaysia, Thailand, Filiphina, Brunai Darussalam, Cambodia, Myanmar, Lao PDR, dan Vietnam. Khusus peserta dari Indonesia, perlahan tapi pasti datang pada hari berikutnya di Hotel Takashimaya Lembang Bandung.

Setelah semua peserta berada di Hotel Takashimaya, malamnya dilanjutkan dengan pengarahan dan materi pertama yang disampaikan langsung oleh Direktur QITEP Science, Prof. Ismunandar dengan Materi: The Importance of Earth and Space Science for Sustuinable Development.

Kegiatan ini pada dasarnya memberikan pengetahuan baru kepada semua guru-guru di ASEAN, bahwa menjaga lingkungan, bumi dari kerusakan adalah sesuatu yang sangat mendesak. karena sudah banyak sekali kerusakan yang disebabkan oleh ulah tangan jahil manusia, yang mengambil keuntungan sesaat, tetapi merugikan semua makhluk hidup untuk kehidupan masa yang akan datang yang lebih baik.

DSC_0811Pada hari berikutnya, materi disampaikan oleh ibu Lili Indarti, M.Hum (Earth and Space Curriculum in SEAMEO Member Countries), yang menjelaskan kurikulum masing-masing negara peserta SEAMEO, berkaitan dengan topik, materi yang terdapat dalam kurikulum, untuk dalam rangka memberikan pengetahuan kepada siswa, untuk turut menjadi motor penggerak pecinta lingkungan, dan membantu menyelamatkan lingkungan. Setelah diskusi kelompok dilakukan, materi berikutnya disampaikan oleh bapak Dr. Irwan Meliano (Shapes of The Earth). Dan malamnya dengan Materi Earth and Space Science Learning in Indonesia.

Pada hari Minggu, semua aktivitas diliburkan, disamping panitia sedang mengikuti PemiluKada Kota bandung, juga memberikanDSC_0668 kesempatan kepada semua peserta melihat semua objek wisata Jawa Barat, dan memberikan penjelasan bagaimana jika semua dampak negatif yang dilakukan manusia terhadap kerusakan lingkungan sangat dirasakan oleh semua orang, dan merugikan bagi kelangsungan kehidupan yang lebih baik masa depan.

DSC_1004Pada hari Senin, kegiatan dilanjutkan dengan materi Disaster Risk management bersama bapak Kandi, MA. Beliau menguraikan secara rinci manfaat dari pengetahuan DRR. Setelah sesi ini, dilanjutkan materi Observation of Earth ans Space Phenomenon di Museum Geologi Bandung. Setelah itu di lanjutkan ke Observatorium Bosscha. Dan kegiatan ini berlangsung sampai malam, agar peserta dapat ikut serta mengamati bintang dan benda angkasa lainnya.

Pada hari Selasa, materi dilanjutkan oleh Prof Carl Wenning dari USA, Prof bidang Astronomi dan Astrofisika. akan menjelaskan materi Laboratory-Based Space Science Workshop selama 24 jam tatap muka (lebih kurang selama 3 hari). Setelah materi dengan Prof Carl Wenning, dilanjutkan dengan materi Space Weather oleh Dr. Dhani Herdiwijaya,

Jum’at pagi dilanjutkan kembali bersama bapak Kandi, MA dengan materi Hands-on Activities on Earth Science, setelah shalat Jumat, dilanjutkan dengan materi Cultural Exchanges and Sharing among SEAMEO Contries, kegiatan ini dalam rangka keakraban antar peserta, dengan menampilkan atraksi budaya daerah masing-masing, serta menggunakan pakaian daerah masing-masing daerah dan masing-masing negara, tukar menukar cendera mata, makanan khas daerah, dan lain-lain.

Pada hari sabtu, dilanjutkan dengan kegiatan Cultural Heritage and Cultural Performance dengan kunjungan ke Saung Angklung Udjo.

Dari semua rentetan kegiatan di atas, ada sangat banyak pengalaman dan pengetahuan yang bisa didapatkan, dan nantinya benar-benar bisa diterapkan di sekolah masing-masing. Karena kesadaran akan menjaga lingkungan, adalah tugas dan tanggungjawab kita bersama, demi kelansungan generasi kedepan yang lebih baik. Semoga….!!!

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.